Pembelajaran Bahasa Arab
Bahasa Arab adalah bahasa terbesar ke-enam (6) di dunia dimana terdapat +/- 273 juta orang di dunia mampu menggunakannya dan merupakan bahasa utama bagi umat muslim yang dimana kitab suci Al-Qur’an dan Hadist diturunkan dalam Bahasa Arab. Bagi umat Islam, belajar Bahasa Arab sendiri menjadi hal yang sangat penting sebagai sarana untuk memahami ajaran Agama Islam dengan baik dari sumber bahasanya. Tidak hanya itu saja, belajar Bahasa Arab juga memiliki banyak manfaat lain yang menjadi alasan mengapa kita harus mempelajarinya.
proses pembelajaran merupakan proses komunikasi. Proses pembelajaran mengandung lima komponen komunikasi, yaitu (1) guru (komunikator), (2) bahan pembelajaran, (3) media pembelajaran, (4) siswa (komunikan), dan (5) tujuan pembelajaran. Jadi, media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan pembelajaran), sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran, dan perasaan siswa dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan belajar. nah untuk mendukung proses pembelajaran terdapat media pembelajaran yaitu diantaranya:
Media pembelajaran dibagi menjadi 3 (tiga) macam yaitu, dengar ( سمع), pandang ( بصر), dan pandang dengar ( سمع بصر). Bertikut penjelasan masing-masing.
1. Dengar ( سمع)
Media dengar adalah media pembelajaran bahasa yang digunakan untuk melatih indera pendengaran. Media tersebut misalnya radio dan program-program pada laboratorium bahasa dan sejenisnya. Media dengar umumnya untuk melatih pebelajar menirukan ujaran, mengucapkan, dan memahami wacana yang diperdengarkan.
2. Pandang ( بصر)
Media pandang adalah media pembelajaran bahasa yang diarahkan untuk melatih indera pandang. Media pandang ini terdiri dari 2 (dua) macam, yaitu media pandang berproyeksi dan media pandang nonproyeksi. Media pandang berproyeksi misalnya slide proyektor, OHP, dan LCD proyektor. Sedangkan media pandang nonproyeksi meliputi (a) benda asli dan kegiatan sebenarnya (bukan rekaan). Contoh: meja, buku, duduk, atau berjalan; (b) benda dan kegiatan tiruan, misalnya model dan peragaan; (c) gambar dan foto, misalnya gambar bagan dan gambar fotografi; dan (d) papan peraga misalnya papan kantong.
3. Pandang Dengar ( سمع بصر)
Media pandang dengar adalah media pembelajaran yang dalam penggunaannya melibatkan indera pandang dan dengar. Media tersebut misalnya film bioskop, video, dan theater atau drama. Komputer dan internet dapat dikaterogikan dalam media pandang dengar ini.